
Lingkupberita.com - Untuk tetap menimbulkan potensi wisata ,Pemerintah Kota Yogyakarta masih terus gencar melakukan pengembangan pariwisata di pesisir selatan. Pengembangan tersebut rencananya akan dimulai dari Kotagede hingga Prawirotaman. Karena kedua kawasan itu mempunyai banyak keunikan daerah dan juga budaya.
“Tidak hanya dibagian utara Jawa, dipesisir selatan nanti juga akan melakukan pengembangan dari segi pariwisata”, ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono.
Prawirotaman sangat terkenal dengan kampung turis di kota budaya ini. Hal ini lantaran tempat tersebut banyak wisatawan asing yang berekreasi, sementara Kotagede banyak menyimpan histori kebudayaan terkait Kesultanan Mataram. Dan terkenal dengan daerah kerajinan peraknya.
Sebagai langkah awal untuk pengembangannya, Yunianto mengungkapkan pihaknya akan melakukan akreditasi kampung wisata. Supaya hasil karya dan jasa mereka diberikan standarkan.
“Dengan menerapkan akreditasi ,maka pihak pengelolah wisata akan mempunyai standar dalam memberikan pelawanan pada para turis. Baik domestik maupun asing”, tuturnya.
Sedangkan untuk langkah kedua pengembangan wisata dipesisir selatan Pulau Jawa tak bisa terlepas dari pembukaan bandara baru. New Yogyakarta Airport yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2019 nanti.
“Semua pelayanan pariwisata harus mempunyai standar, termasuk pelayanan hotel dan restoran. Kami pun akan memberikan sertifikasi usaha untuk para karyawannya”, tambahnya.
Saat ini ,pemkot Yogyakarta telah melakukan kajian terkait pengembangan kawasan “eco district” dipesisir selatan Yogyakarta.
Sejumlah sarana dan prasarana telah dibangun antara lain Pasar Seni dan Kerajinan XT-Square. Serta Terminal Giwangan yang akan disusul dengan konsep transportasi perkotaan.
























