Lingkupberita.com - Tanpa Winglet, Ducati Sukses Perbaiki Performa Dengan Cara Baru
Sejauh musim MotoGP 2017 berjalan ,Ducati Corse sepertinya sudah kembali kehabitat aslinya. Bahkan kini salah satu pebalap andalanya, yakni Andrea Dovizioso menjelma menjadi penantang terkuat dalam perebutan titel juara MotoGP musim ini. Hal ini tak bisa terlepas dari keberhasilannya memperbaiki performa dari seri ke seri.
Rider asal Italia tersebut bahkan mampu tampil memukau di Grand Prix ke-11 yang dihelat langsung dari Sirkuit Red Bull Ring ,Austria. Dalam GP tersebut ia mampu menjadi juara setelah sempat berduel sengit dengan joki Repsol Honda, Marc Marquez.
Berkat kemenangan tersebut membuat “Desmo Dovi” (julukan Andrea Dovizioso) sukses menggeser posisi kedua klasemen sementara yang sebelumnya ditempati pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales. Torehan 150 poin ini membuat Dovi hanya terpaut 16 angka saja dari “The Baby Alien” (julukan Marc Marquez), dan berselisih 8 poin dari Maverick Vinales diurutan ketiga.
Performa impresif yang diperlihatkan oleh Dovi telah menuai banyak pujian termasuk dari Bos Ducati, Davide Tardozzi. Ia menilai pebalap berusia 31 bisa saja akan menjadi penantang terkuat dalam perburuan gelar MotoGP 2017.
Torehan positif ini juga bisa menjadi bukti bahwa Tim Ducati tak bisa dianggap remeh, meski pada musim 2017 mereka tidak lagi memamkai winglet pada motor mereka. Tardozzi juga menilai bahwa strategi yang diterapkan oleh para teknisi tim telah menuai hasil yang memuaskan.
“Seperti yang anda lihat, bahwa dimusim ini kami tak lagi memakai sayap aerodinamis (winglet). Di musim ini kami telah membuktikan tanpa perangkat tersebut, kami tetap mampu tampil kompetitif. Bahkan tim lain juga mengikuti gaya kami”, ungkap Tardozzi, seperti yang dikutip pada MCN, Jum’at (18/8/2017).















